Minggu, 30 Desember 2012

Korban banjir di Soreang terima bantuan logistik dari Forum Club Motor Bandung

\ -->


Jumat , 28/12/2012 – 12:57
BANDUNG, Forum Club Motor Bandung (FCMB) telah memberikan bantuan seperti indomie, biskuit, air mineral, lampu sempor, lilin, pembalut wanita, buku dan alat tulis, juga pakaian baru dan pakaian layak pakai untuk warga korban banjir di CPI dan Bojong sayang – Soreang.
Bantuan yang didapatkan dari semua anggota club motor itu dikumpulkan di Sekertariat  Posko bantuan  FCMB di SOR Saparua. Pemusatan bantuan itu dimaksudkan untuk mempermudah penyaluran barang bantuan. Menurut salah satu member dari FCMB, Firman Hadian, pemusatan ini juga bertujuan untuk memilah-milah mana yang termasuk ke dalam jenis makanan, pakaian dan alat kebutuhan sehari-hari.
Setelah bantuan itu dikumpulkan kemudian di distribusikan dengan menggunakan 4 mobil pick-up yang langsung diserahkan kepada posko-posko bantuan yang telah disediakan di tempat terjadinya banjir pada tanggal 22/11/2012 lalu.
Selain bantuan logistik diatas diberikan pula bantuan berupa tenaga dan pertolongan medis dikarenakan korban banjir tersebut sangat membutuhkan bantuan dalam hal tersebut. Oleh karena itu FCMB membagi relawan dalam beberapa bagian yaitu relawan FCMB  team distribusi paket bantuan bencana, relawan FCMB team medis bencana, relawan FCMB team pembersih jalan area bencana, relawan FCMB team bantu kebersihan lokasi bencana.
 “Kebanyakan orang menilai korban banjir disana hanya membutuhkan bantuan dari segi materi dan logistik saja padahal sebenarnya masyarakat juga sangat membutuhkan bantuan tenaga untuk membersihkan jalan dan rumah-rumah mereka,”ujar Firman hadian.
Bantuan yang diberikan ini didapatkan dari komunitas motor yang tergabung di dalam organisasi club motor ini. Dimana ada 130 komunitas motor yang ikut berpartisipasi dalam penyumbangan ini seperti : Satria Asosiacion Club Bandung, Boscha Rider comunity, Mio Automatic club, dll.
“Semoga kegiatan yang kami lakukan bisa menjadi inspirasi bagi yang lain dan menunjukan kepada masyarakat bahwa organisasi motor yang selama ini dipandang buruk oleh masyarakat bisa juga melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi sesama “ , ujar firman mengakhiri pada saat di wawancara di SOR Saparua.